Observasi Rinci!


ImageObservasi menjadi salah satu alat yang paling reliabel untuk melihat perubahan aspek mental dari para pemain sepakbola. Aktivitas keseharian akan memberikan informasi yang memadai tentang perkembangan mental dari para pemain secara individual. Oleh karena itulah seorang mental coach atau psikolog olahraga harus mempunyai waktu untuk mengikuti secara intensif pemain yang menjadi tanggung jawabnya.

Seperti kita tahu, aspek mental adalah bagian yang paling mudah mengalami fluktuasi. Peristiwa-peristiwa sederhana terkadang cukup untuk menjadi penyebab ambruknya mentalitas seorang pemain. Efeknya, pemain tersebut akan tampil sangat mengecewakan di sebuah pertandingan. Sebagai ilustrasi, pada saat tim nasional U19 menjalani pertandingan kualifikasi Piala Asia U19 di Jakarta beberapa waktu lalu, ada seorang pemain yang kehilangan dokumen yang sebenarnya tidak terlalu penting. Tapi ternyata pikiran tersebut menyita semua energinya hingga pada saat pertandingan tiba. Akibatnya, pemain tersebut gagal bermain maksimal dan harus diganti di babak pertama.

Peristiwa lain adalah ada salah satu pemain yang mendengar ada teriakan salah satu penonton di lorong masuk stadion pada saat pertandingan. Ternyata satu teriakan dari penonton yang kurang lebih menyerang pemain tersebut cukup untuk meruntuhkan konsentrasi yang sebenarnya cukup baik di awal-awal perjalanan di bus menuju ke stadion.

Peristiwa-peristiwa sederhana tersebut ternyata dimaknai cukup penting oleh pemain sehingga membuat mereka mengalami gangguan di pikiran mereka. Kondisi tersebut terkadang luput dari pengamatan semua orang yang hanya mengandalkan data dari hasil tes atau data dari beberapa jam sebelumnya. Disinilah akhirnya peran seorang pelatih mental untuk mengatasi persoalan tersebut. Seorang pelatih mental atau psikolog harus benar-benar jeli dalam mengamati para pemain hingga sesaat sebelum pertandingan di mulai. Keterlambatan akan berarti petaka.

Observasi yang baik akan menghasilkan data yang valid terkait dengan kondisi para pemain termasuk kecenderungan-kecenderungan jika ada gangguang. Memang idealnya kondisi tersebut di antisipasi jauh-jauh hari dengan memberikan pelatihan yang cukup kepada pemain agar ketika persoalan-persoalan sederhana atau kompleks tersebut datang, mereka sudah siap dengan solusinya sendiri.

Pengamatan bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Satu hal yang harus digarisbawahi adalah keterlibatan secara intensif dengan pemain atau tim yang sedang ditangani. Pengamatan akan jauh lebih tajam ketika seorang mental coach atau psikolog tersebut mempunyai waktu yang cukup untuk melakukannya. Hampir bisa dipastikan, tugas pengamatan ini tidak akan maksimal jika hanya melakukan pertemuan 2 atau 3 kali dalam satu minggu. Setiap saat orang akan berkembang karena banyaknya informasi dan data yang masuk ke otak mereka.

Data yang dikumpulkan dari hasil pengamatan merupakan data yang cukup membantu tugas pengembangan seorang pemain. Jangan sampai seorang pelatih mental salah dalam pengambilan kesimpulan, karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap intervensi yang harus dilakukan. Proses latihan, pengalaman dan kepekaan terhadap segala sesuatu akan meningkatkan kemampuan mengobservasi ini.

Terakhir, kebiasaan mencatat akan sangat membantu dalam proses pengumpulan data melalui observasi ini. Mencatat hal-hal yang penting akan memberikan data yang terukur berkaitan dengan kondisi seorang pemain sekaligus membantu tingkat kepekaan seorang pelatih mental.

selamat mengobservasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s