Selamat Datang The Greatest Show!


Piala Dunia Afrika Selatan 2010 segera dimulai. Selama 1 bulan penuh para pemain dari 32 negara ini ada beradu memperebutkan sebuah trofi dan gelar yang terbaik di jagad raya ini. Pertunjukan kesempurnaan teknik, fisik, strategi dan mental akan hadir dan mencuri perhatian warga dunia.

Bagi saya, piala dunia bukan sekedar turnamen sepakbola biasa. Piala Dunia adalah sebuah etalase sekaligus ukuran bagi perkembangan permainan sepakbola di dunia. Lebih spesifik, saya menggarisbawahi ada dua faktor yang paling dominan yang akan menjadi penentu kemenangan sebuah tim dalam turnamen selama satu bulan penuh ini.

Faktor pertama tentu saja strategi. Saat ini, para pelatih tim nasional peserta Piala Dunia sedang pusing-pusingnya menyusun tim yang paling sempurna menurut mereka agar mereka mampu memenuhi target masing-masing. Serangkaian pertandingan uji coba dilakukan untuk memilih pemain yang pas untuk strategi yang mereka bangun. Mengapa strategi akan berperan signifikan? Tidak lain, tidak bukan karena secara teknis, hampir semua pemain yang masuk ke jajaran elit persepakbolaan dunia mempunyai level kualitas teknis yang nyaris setara.

Mungkin memang ada beberapa pemain yang akan menjadi sorotan karena memang secara teknis sangat mumpuni. Katakanlah, Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney atau Xavi Hernandez yang memang tidak perlu disangkal mempunyai kualitas teknik di atas rata-rata pemain lainnya. Tapi, sepakbola tidak hanya dimainkan oleh seorang pemain, melainkan sebelas pemain yang harus bahu-membahu dan bekerjasama di lapangan.

Berdasar atas kondisi tersebut, faktor strategi dalam permainanlah yang akan menjadi salah satu penentu. Ingat bagaimana Inter Milan-nya Mourinho berhasil menyingkirkan Barcelona dan Bayern Muenchen yang secara kasat mata mempunyai permainan yang lebih atraktif? Mourinho berhasil menerapkan strategi jitu yang akhirnya membawa mereka menjadi kampiun Liga Champion Eropa 2010.

Dengan kualitas teknik dan fisik yang relatif merata, pembeda terbesar di Piala Dunia 2010 adalah strategi. Kita akan melihat bagaimana racikan seorang Diego Maradona, Carlos Dunga, sama Sven Goran Errikson untuk mengatasi lawan-lawannya. Sekali salah memilih strategi, peluang menjadi juara akan terasa berat.

Pameran Mentalitas Unggulan

Faktor kedua yang menurut saya akan menjadi penentu adalah kualitas mental para pemain. Salah satu elemen mental yang akan berperan adalah kepercayaan diri. Brasil, Italia dan Jerman adalah negara-negara yang secara tradisi mencetak pemain-pemain yang mempunyai kepercayaan diri yang sangat tinggi. Tidak mengherankan jika ketiga negara ini masih sangat dominan di ajang persepakbolaan dunia. Kepercayaan diri penting untuk turnamen sebesar ini, karena ketika seorang pemain merasa percaya diri, maka mereka akan mampu bermain dengan nyaman dan mampu mengatasi ketegangan yang muncul.

Elemen kedua adalah daya juang dan motivasi. Ingat Korea Selatan di Piala Dunia 2002? Kira-kira begitulah terjemahan dan operasionalisasi dari jaya juang dan motivasi yang sangat luar biasa. Dari tim biasa saja, Korea Selatan mampu menjadi semifinalis dengan mengalahkan tim favorit juara, Italia di perempat final.

Hal lain tentu saja adalah fokus dan konsentrasi. Itu adalah salah satu elemen yang penting dan sudah disadari oleh setiap tim peserta dengan memilih tempat latihan yang rata-rata jauh dari keramaian kota. Dengan menjauhi keramaian, diharapkan para pemain akan tetap fokus dan berkonsentrasi untuk tampil terbaik.

Perpaduan antara kualitas strategi dengan kualitas mental prima inilah yang akan menjadikan sebuah tim akan keluar menjadi pemenang dalam turnamen 4 tahunan ini. Tentu saja, faktor keberuntungan tidak bisa disingkirkan begitu saja, karena dalam sepakbola semua hal bisa terjadi.

Piala Dunia memang menyajikan daya tarik luar biasa. Kita lihat bagaimana para seniman sepakbola akan mempertontonkan kemampuan terbaiknya untuk kejayaan dan kebanggan bangsa mereka. Sekali lagi, kita baru bisa menonton, tapi semoga kita akan menjadi penonton yang kritis dengan mampu mengambil manfaat dari apa yang kita tonton. Semoga semua mau belajar, bahwa untuk bisa tampil di Piala Dunia, dibutuhkan kerja keras dan sebuah proses yang amat panjang. Semoga PSSI, para pengurus klub, wasit, pelatih, pemain dan semua insan sepakbola Indonesia mau untuk belajar dari Piala Dunia untuk kebanggaan bangsa…

Guntur Utomo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s