Menanti Tangan Dingin Benny Dollo…


balbalanMalam ini Tim Nasional Indonesia akan menjamu TIm Gajah Putih, Thailand, dalam babak semifinal Suzuki AFF Cup 2008 di Gelora Bung Karno Senayan. Ini adalah pertandingan big match bagi Indonesia, karena selama ini Thailand “seolah” menjadi musuh bebuyutan. Kemenangan akan menaikkan gengsi sebagai salah satu yang terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Dalam Piala AFF kali ini, Thailand datang ke Jakarta dengan modal Clean sheet selama kualifikasi. Menang atas VIetnam 2-0, membantai Laos 6-0 dan memulangkan Malaysia dengan skor 3-0 adalah bukti keperkasaan tim yang diarsiteki oleh Peter Reid ini. Dalam setiap lini, Thailand sudah tampak solid. Para pemain tampak sekali menikmati pertandingan. Alur bola dari lini ke lini sungguh apik. Penyelesaian akhir yang akurat juga menjadi senjata yang mematikan bagi Thailand.

Sebaliknya, Indonesia tampak sekali masih mencari bentuk permainan pasca bermain mati-matian dalam Piala Asia tahun 2007 silam. Belum tampak lagi sebuah tim yang kokok dengan skema penyerangan yang cerdas dan pola pertahanan yang rapat. Yang tampak, sebuah pola serangan yang sporadis, terburu-buru dan tidak terkonsep dengan rapi. Ditambah dengan finishing yang tidak begitu akurat, tampak lah tim nasional Indonesia lebih tampak sebagai kumpulan individu yang diberi seragam sama dibanding dengan sebuah tim yang utuh. Kemenangan 3-0 atas Myanmar dan 4-0 atas Kamboja sebenarnya sebuah momentum untuk bangkit. Tapi apa daya, Singapura tampil lebih cerdas pada partai ketiga kualifikasi grup B. Para pemain Indonesia tampak mati akal dalam menembus benteng pertahanan Singapura yang sebenarnya tidak terlalu istimewa.

Namun, bukan berarti Indonesia sudah harus menyerah. Menarik untuk ditunggu bagaimana Benny Dollo meracik tim sehingga menciptakan sebuah kekuatan yang maha dahsyat untuk mengirim pulang Thailand dengan tangan hampa. Selain secara teknik dan taktik, faktor mental akan banyak berbicara di pertandingan nanti malam.

Di Hadapan ribuan supporter merah putih, tentu saja para pemain akan lebih termotivasi untuk menjadi pemenang. Dukungan penonton harusnya bisa memompa semangat juang para pemain untuk tambil ngotot dan habis-habisan. Motivasi, konsentrasi dan determinasi akan sangat menentukan hasil akhir pertandingan besar ini.

Jika sekali saja para pemain kehilangan konsentrasi alias lengah, Thailand akan merajalela. Untuk itulah para pemain harus tetap waspada namun harus tetap tenang. Konsentrasi tinggi bukan berarti harus tegang. Konsentrasi tinggi harusnya menjadi bekal untuk menyelesaikan setiap persoalan di lapangan dengan tenang dan keputusan yang benar.

Menghadapi pressing ketat para pemain Thailand, mau tidak mau para pemain Indonesia harus tetap menjaga kualitas tekniknya. Transisi cepat yang diperagakan oleh para pemain Thailand memaksa para pemain Indonesia haram melakukan kesalahan baik passing maupung dribbling. Disinilah letak pentingnya konsentrasi dan kecerdasan diperlukan.

Terakhir, Benny Dollo harus mampu menghilangkan rasa cemas dan demam panggung yang kerap menghinggapi para pemain Indonesia ketika bermain dalam level yang tinggi. Kecemasan ini akan memancing munculnya kesalahan-kesalahan elementer. Saat pemain cemas, otot dan anggota badan akan terasa kaku. Semua energi akan terpusat pada kondisi mental. Untuk itulah, peran pelatih di ruang ganti menjadi sangat vital. Beban berat tentu dirasakan oleh para pemain, tapi bukan berarti beban itu harus dihadapi dengan rasa cemas. Jadikan beban itu sebagai motivator untuk berbuat yang terbaik.

Maju terus Sepakbola Indonesia!

Guntur Utomo

One thought on “Menanti Tangan Dingin Benny Dollo…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s